LeLaki Buaya Darat
Roti Buaya = Lelaki Buaya Darat?
Ini hanya sekedar pemikiran di kamar mandi pada pagi hari, terus sambil bersenandung indah menyanyikan lagu "Lelaki…buaya darat, buset! aku tertipu lagi…." terus tiba-tiba terfikirkan suatu ide cemerlang…..jreng…jreng…jreng…
Dari mana asal usul kata "Buaya Darat"? Akhirnya dengan kecerdasan yang gw milikin, gw mulai mengrunut dengan penggunaan penafsiran secara sistematis, gramatikal, dan historis. Akhirnya gw menemukan titik terang.
Kalian tentunya pernah denger roti buaya kan? itu loh roti yang dipake buat lamaran / pernikahan dalam adat betawi. Nah, roti buaya itu dipake untuk melambangkan pemberian dari seorang laki-laki ke pada seorang perempuan. Selanjutnya, berarti kalau seorang pria sering memberikan roti buaya ke tiap wanita berarti dia kan nikahin banyak wanita/poligami.
dari hal tersebut lah muncul istilah Buaya Darat yaitu seorang laki-laki yang sering ngasih roti buaya ke banyak wanita untuk dimiliki oleh lelaki tersebut. Seiring berjalannya waktu, istilah asal ini mulai bergeser, penggunaan katan Buaya Darat tidak hanya melambangkan seorang lelaki yang memberikan roti buaya atau dengan kata lain menikahi wanita lain dengan cara berpoligami, akan tetapi istilah ini sudah berkembang secara luas meliputi laki2 yang punya cewe banyak atau policewe dan juga berkembang ke laki-laki yang suka maenin cewe (mungkin satu hari nanti mesti gw jelasin ttg apa itu maenin cewe, apakah cewe dijadiin bola untuk disepak atau cewe dijadiin tali buat maen lompat tali?)
Dipikir terus, sampailah zka pada satu simpulan, Pemberian istilah Lelaki Buaya Darat ini memang telah menunjukan bahwa seorang laki-laki itu berengsek! Btw, kyknya hampir semua laki2 punya jiwa buaya darat dech, so berarti hampir semua laki2 itu brengsek…!!!! Mangkanyah gw ngga pernah suka ama laki-laki, krn laki2 itu brengsek!
ya sudah lah, kita doakan saja tidak semua laki2 seperti itu….amin